Loading

Rabu, 21 Januari 2009

Sekilas Tentang PPIC

Apa sih PPIC? PPIC singkatan dari Production Planning & Inventory Control.
Memang hanya sebentar menjadi staff PPIC di PT Pulau Sambu Guntung, Riau, tapi ilmu yang kudapat lumayan banyak.
Semoga apa yang aku tulis ini bisa berguna.

PPIC merupakan bagian dari organisasi perusahaan yang menjembatani 2 department yaitu: marketing & produksi.

PPIC menterjemahkan kebutuhan pengadaan produk jadi untuk marketing kedalam bentuk rencana produksi & ketersediaan bahan baku serta bahan pengemas.

PPIC demikian penting peranannya dalam operasional perusahaan karena berkaitan erat dengan “cash flow/ aliran dana” & kinerja bagian produksi secara umum.

Apa sih fungsi PPIC?
  1. Men-sinergi-kan kepentingan marketing dan manufacturing
  2. Mengintegrasikan/ memadukan pihak-pihak dalam organisasi (marketing, produksi, personalia, dan keuangan) agar dapat bekerja dengan baik.
Syarat apa saja agar kerja PPIC bisa optimal?
  1. Ada rencana Sales dari marketing Department
  2. Ada formula standard dari semua produk
  3. Ada standard kapasitas produksi dan tenaga kerja
  4. Ada standard yield dari semua produk
  5. Ada pedoman waktu (delivery time) untuk pengadaan bahan/material, baik lokal maupun impor.
  6. Ada batasan minimum dan maksimum stock
  7. Ada koordinasi dan komunikasi yang baik dengan elemen terkait antara bagian marketing, inventory, produksi, personalia, quality control dan F&A (Finance & Accounting)
Tugas - tugas PPIC adalah sebagai berikut :
  1. Membuat rencana produksi dengan berpedoman rencana Sales Marketing
  2. Membuat rencana pengadaan bahan berdasarkan rencana dan kondisi stock dengan menghitung kebutuhan material produksi menurut standard stock yang ideal (ada batasan minimal dan maksimal yang harus tersedia)
  3. Memantau semua inventory baik untuk proses produksi, stock yang ada di gudang maupun yang didatangkan sehingga pelaksanaan proses dan pemasukan pasar tetap berjalan lancar dan seimbang
  4. Membuat evaluasi hasil produksi, hasil penjualan maupun kondisi inventory
  5. Mengolah data dan menganalisa mengenai rencana dan realisasi produksi dan sales serta data inventory
  6. Menghitung standard kerja karyawan tiap tahun berdasarkan masukan dari bagian produksi atas pengamatan langsung
  7. Menghitung standard yield berdasarkan realisasi produksi tiap tahun
  8. Aktif berkomunikasi dengan semua pihak yang terkait sehinggga diperoleh data yang akurat dan up to date
  9. Sebagai juru bicara perusahaan dalam bekerja sama dengan perusahaan lain, seperti : toll manufacturing
Perencanaan produksi dilakukan bersama oleh Departemen Production Planning and Inventory Control (PPIC) dengan Departemen Produksi berdasarkan forecast yang diterima dari divisi marketing. Dengan forecast tersebut, disusunlah rencana pembelian dan PPIC mengeluarkan Order Requisition (OR) yang diserahkan ke Departemen Purchasing (pembelian), purschasing kemudian membuat Purshase Order (PO)/Purschase Request (PR), memilih suppliers yang cocok dan diketahui oleh manajer untuk diserahkan ke Supplier. Supplier kemudian mengirimkan barang yang sesuai dengan permintaan dan diserahkan ke gudang. Setelah barang diterima oleh bagian gudang, bagian gudang kemudian membuat Bukti Penerimaan Barang (BPB). Salah satu salinan Bukti Penerimaan Barang diserahkan ke Departemen Quality Control (QC) atau QA

Kurang lebih seperti itu gambaran dari PPIC. Semoga bermanfaat,,,

50 comments:

  1. sama2. Saya hanya mengutarakan pengalaman saya saat sempat bekerja di bidang ini. Semoga bermanfaat

    BalasHapus
  2. terima kasih banyak artikelnya. Sangat bermanfaat memberikan gambaran secara ringkas mengenai fungsi PPIC. Kebetulan saya baru mau mendalami bidang ini.

    BalasHapus
  3. Siip,,selamat mendalami. Pekerjaan ini sangat menantang,,karena kita slalu ditantang untuk berpikir bagaimana memenuhi target produksi.

    BalasHapus
  4. thanks, sudah memberikan gambaran, kebetulan dapat tawaran jadi PPIC

    BalasHapus
  5. alhamdulillah kalo memang bermanfaat

    BalasHapus
  6. Terima kasih atas informasinya. Kebetulan nih lagi cari info ttg PPIC.
    Btw Mampir ya ke SIERA 4 LIFE..

    BalasHapus
  7. terima kasih banyak...ini sangat membantu.
    kalau bisa buat lebih banyak artikel serupa utk bermacam2 posisi pekerjaaan.
    terima kasih

    BalasHapus
  8. Perbedaan PPIC dengan PPC apa?

    BalasHapus
  9. thanks dah sharing informasi tentang PPIC.. :)

    BalasHapus
  10. Thanks infonya..bisa tidak requese contoh data analisis PPIC dan QC..jadi ada gambaran thanks

    BalasHapus
  11. Setau saya, PPIC dan PPC adalah sama. PPIC adalah perubahan dari PPC. Karena PPC cakupannya kurang luas tidak mencakup inventory. Padahal Product Planning Conrol itu sangat berhubungan erat dengan Inventory.

    BalasHapus
  12. PPIC dan QC tugasnya jelas beda. QC bekerja sebelum dan setelah produk yg direncanakan oleh PPIC. Misalnya : Raw material yg akan digunakan oleh bagian produksi (berdasarkan planning dari Tim PPIC) sebelum diproduksi harus dicek dulu apakah sesuai dengan standar mutu atau tidak.
    Kurang lebih gambaran QC seperti yg dibawah ini :

    -Memeriksa kesesuaian mutu barang yang diterima dari pemasok, dengan standar mutu yang ada di perusahaan.

    -Memeriksa kelengkapan & kesesuaian dokumen2 yang menjadi acuan proses produksi (SPK, Standar Proses, & Skedul Proses Produksi).

    -Memeriksa kesesuaian output dengan standar mutu yg ada pada saat proses dimulai (Validasi).

    -Memeriksa pada saat proses, semua parameter berjalan baik.

    -Memeriksa secara sampling, keluaran (output) proses untuk tiap Batchnya (lot).

    -Memberikan status OK atau NG, apakah barang hasil proses bisa dijual atau dipakai (untuk Half-Finish) .

    BalasHapus
  13. Untuk permintaan penulisan artikel mengenai berbagai macam pekerjaan, insyaallah akan diusahakan. Thank's for advise

    BalasHapus
  14. Thanks buat informasinya, kebetulan saya sedang menjalani studi terkait dengan bidang2 produksi, PPIC, dan sejenisnya. Artikel ini sangat membantu saya...:)

    BalasHapus
  15. U're welcome :-)
    Senang sekali kalo tulisan ini bisa bermanfaat untuk banyak orang,, :-)

    BalasHapus
  16. Makasih infonya memang berat tugas PPIC tp seru juga.
    apa lg ditempat saya yang tidak ada informasi stock gudang tidak ada standar waktu pengerjaan suatu produk. hmmmm bener bener harus bisa ngeless klo ditanya atasan heheh sebenarnya gk baik kan begitu. Ada saran mbak?

    BalasHapus
  17. wah,,repot sekali kalo gk ada info mengenai stok gudang dan standar waktu pengerjaan.
    Perusahaannya belum menganut ISO 9001(Quality Management System) ya?hehe,,
    minimal anda membuat stok gudang perkiraan untuk anda sendiri, dari perencanaan ini kita bisa mengira2 kuantitas produk yg akan dibuat, jd bisa lebih terencana untuk kebutuhan raw material,packaging dan hal2 yg berhubungan dg produk. Saya paling seneng mengutak atik perencanaan produk hehe.

    Mengenai standar pengerjaan, minimal anda punya ancang2 waktu. Misalnya suatu produk yg sangat tergantung dg musim, akhirnya tdk bisa memenuhi target produksi, berarti harus ada plan B untuk produk tersebut. Apakah bisa diganti dg material lain yg sejenis ato minimal mempunyai kemiripan sifat, sehingga tidak menghambat produksi suatu produk.

    Buatlah tentative produksi sejauh mungkin (6 - 12 bulan kedepan), untuk meminimalisir hal2 yg mungkin terjadi. Sekian info dr saya,,maaf jika mungkin ada salah kata,, ^_^

    BalasHapus
  18. @swidodo: klo belum ada informasi stock gudang dan standar waktu pengerjaan berarti PPIC nya belum ad mas. PPIC menangani proses produksi yang terkait dengan waktu pengerjaan agar memenuhi target, ya berarti harus tau brp waktu yang diperlukan tuk memproduksi satu unit produk.sedangkan Inventory Control (IC) ya berarti mengendalikan jumlah barang digudang. ya susah klo kagak tau jumlahnya. Bener gak Bu BungA?

    BalasHapus
  19. info yang bagus skli mbak.. kebetulan besok saya ada interview buat posisi staff PPIC.. buat referensi biar ga blank.. thanks..

    BalasHapus
  20. Terima kasih banyak bu ini ada manfaatnya untuk saya dan dalam waktu dekat ini saya akan bekerja di sebuah perusahaan garmen, dan kebetualan saya di percaya untuk bekerja di bagian PPIC.

    BalasHapus
  21. @guntara : sama2 mas gun,,smoga tulisan ini bermanfaat. Selamat bekerja juga di tempat baru,,nikmatilah,,PPIC itu menyenangkan ^_^

    BalasHapus
  22. Terimakasih atas info nya bu.. Pdhal sya kuliah d Teknik Industri, cma msh blm terlalu faham ttg PPIC..
    Insyaallah bsk rencana mo swith posisi kerja dari bagian produksi ke PPIC

    BalasHapus
  23. @mas rofy : Kalo di kelas kuliah kadang malah gk dapet mas,,kecuali dosen nya membahas dunia kerja. Ketika di bangku kuliah saya juga gk dapet pelajaran ttg PPIC, justru pengalaman itu saya dapat ketika terjun langsung di dunia kerja ^_^
    Selamat menikmati pergantian yg baru ya,,bagian produksi dan PPIC erat kaitannya,,semoga pekerjaannya jd lebih mudah,,

    BalasHapus
  24. wah makasih buanget mbak.... saya dapet tambahan ilmu baru. walaupun saya orang teknik mesin dengan inf ini ternyata sangat membantu saya tentang apa yang dimaksud dengan PPIC. soalnya sekarang saya magang jadi PPIC... jadi juelas dan mudeng sekali.... sekali-lagi makasih....

    BalasHapus
  25. Sama2 mas,,alhamdulillah kalo tulisan ini bermanfaat.

    BalasHapus
  26. kalo PPIC di sebuah perusahaan distributor apa bedanya ya?
    Tugas dan tanggung jawabnya sama gk sih?

    BalasHapus
  27. dear mb dini. Perlu dipahami terlebih dulu bahwa di dalam suatu manufaktur, PPIC adalah sebagai salah satu alat bantu (tool) utama dalam melakukan perencanaan sebelum melakukan aktivitas produksi dari suatu perusahaan. Karena, PPIC akan dapat memberikan informasi tentang kemampuan memproduksi suatu barang dengan waktu dan jumlah yang tepat serta menghabiskan sumber daya se-efisien mungkin, baik itu sumber daya manusia maupun waktu.
    Mengenai tugas dan tanggung jawab, pada intinya adalah sama yaitu membuat perencanaan dan pengontrolan/pengawasan. Yang membedakan hanya obyek dari tanggung jawab tersebut. Misalnya, kalo perusahaan food n beverage, berarti obyek yg direncanakan dan dikontrol ya dimulai dari raw material,packaging,tenaga,waktu,dll. Kalo perusahaan distributor mungkin yang direncanakan dan dikontrol adalah barang yg akan didistribusikan, waktu pendistribusian, alat untuk mendistribusikan produk, dll.

    BalasHapus
  28. Pagi mbak, untuk garmen apakah ada standar khususnya mengenai ppic ini dan supaya optimal haru ada standard yield darisemua produk, bisa d jlaskan dan ada contohkah?

    BalasHapus
  29. Terima kasih nih inponya..hii
    Saya baru ingin terjun ke dunia PPIC,saya baru lulus kuliah, hee

    BalasHapus
  30. alhmdulillah ketemu jg infox,trxt lumayan berat y tugas n tanggung jwabx....ilmu meramalx kudu mumpuni hehehe syukran y mg sukses aj buat mb

    BalasHapus
  31. @xaca : Sama2,,semua ilmu itu mudah selama kita mau belajar dan mencari tau. Selamat datang di dunia kerja,,^_^

    BalasHapus
  32. wahh mantep tuh artikel,, pass banget dengan posisi yang akan saya hadapi
    thanks ya mba,

    BalasHapus
  33. waaw, sumber inspiratif untuk judul tugas akhir saya. terima kasih.

    BalasHapus
  34. ppic menyenangkan kayaknya....tanxz mb'infonya...

    BalasHapus
  35. Thanks all sudah merespon tulisan saya,,semoga bermanfaat ^_^

    @umi : soal gaji biasanya masing2 perusahaan memiliki kebijaksanaan sendiri. Tergantung juga bergerang di bidang apa. Dan biasanya juga dilihat dari pengalaman bekerja,,apakah fresh graduate ato memang berpengalaman. Kalo saya ketika itu masih fres from the oven,,alias masih unyu2 banget,begitu dpt gaji pertama,,senengnya gk karuan :-)

    BalasHapus
  36. untuk perusahaan yang produksi by order bagaimana kerja ppic?

    BalasHapus
  37. bagaimana kalau perusahaan produksi hanya by order saja,.,gmana krja ppic?

    BalasHapus
  38. waw!saya sangat terbantu baca postingan ini, karena br mau nyemplung ke dunia per-PPIC-an,hehe...terima kasih banyaaaakkkkkk...
    kira2 klo PPIC staff di perusahaan barang export berapa ya untuk fresh graduate?bisa kasih perkiraan?hehehe...

    BalasHapus
  39. @arifin : saya rasa hampir sama dg penjelasan saya diatas. Perusahaan saya sebelumnya pun banyak produksi yg by order. Biasanya PO (Purchase order) datang beberapa waktu sebelum pengerjaan dimulai. Dari PO itulah kita mulai bekerja,,bahan dasar apa saja yg dibutuhkan,,lalu spesifikasi apa yg dimau customer,dll hingga pendistribusian paska produksi.

    @house of bliss : Sama2,,semoga bermanfaat ^^
    Standar gaji tergantung dari lokasi dmn perusahaan tsb ber operasi juga. Dan bergerak di bidang export apa. Karena banyak faktor yg akan mempengaruhi "harga" fresh graduate,,terutama soft skill,, ^^

    BalasHapus
  40. mantapppppp!!!mulai tgl 21 besok saya kerja jadi PPIC !!thx postingnnya...jadi ga bego amat,baru pertama kali jd PPIC, biasanya cuma jadi PR!hehe...

    BalasHapus
  41. nice inpoh gan, thanks

    http://aboutcyberlaw.blgospot.com

    BalasHapus
  42. @ayik: siip,,selamat ya atas tantangan barunya :)

    @senno : thank u,,smg brmnfaat

    BalasHapus
  43. Emang sangat menantang bekerja sebagai PPIC, harus puter otak kekiri & ke kanan, tapi cukup menyenangkan.
    Terimakasih untuk infonya... sangat bermanfaat..!!!

    BalasHapus
  44. kalo departemen kiriman itu termasuk dalam PPIC juga gak ya?

    BalasHapus
  45. @Derry : yup betul,,sangat menyenangkan karena membuat kita selalu mencari ide untuk lebih produktif ^^

    @anggoro : shipment?kalo ditempat kami itu termasuk departemen warehouse (gudang)

    BalasHapus